Social Icons

Pages

Jumat, 06 Desember 2013

MAKALAH ANADONTIA


MAKALAH
ANADONTIA






DI SUSUN OLEH
RONI WAHYUDI
(110301009)




FAKULTAS PERTANIAN
JURUSAN AGROEKOTEGNOLOGI
UNIVERSITAS MEGOU PAK TULANG BAWANG
2012





           PENDAHULUAN
           Anadontia
Dentistry atau ilmu kedokteran gigi mencatat berbagai macam penyakit atau gangguan-gangguan pada gigi yang tidak dapat diremehkan karena penyakit tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi penderitanya, baik dalam berpenampilan maupun pada kondisi kesehatan. Salah satu gangguan pada gigi adalah anodontia. 
Anodontia atau dalam istilah kedokteran gigi disebut anodontia vera adalah gangguan pertumbuhan gigi yang disebabkan oleh jumlah gigi yang kurang dari normal, yang menurut tim ADA (American Dental Assosiation), dalam keadaan normal jumlah gigi dasar/susu adalah 20 dan gigi permanent sebanyak 32. Anodontia termasuk dalam kriteria gangguan maloklusi yaitu susunan gigi yang tidak beraturan dan hubungan gigi antara rahang atas dan bawah tidak ideal.

Faktor-faktor penyebabnya :
a.       Herediter
b.      Gangguan metabolisme
c.       Gangguan pertumbuhan
d.      Gangguan perkembangan
Dapat terjadi :
1.      Gigi permanent > decidui
2.      Gigi atas > gigi bawah
3.       Kelebihan gigi / supernumerary tooth
4.      Anodontia (lengkap/sebagian)  tidak ada benih gigi
5.      Perubahan bentuk (mahkota/akar)
6.      Gigi bersatu / fused teeth

Tidak adanya gigi geligi secara kongenital.ini dapat melibatkan semua atau beberapa gigi ,baik gigi susu maupun gigi tetap,atau hanya gigi tetap saja.(Kamus Kedokteran Dorland edisi 29,2001)
Anodontia adalah suatu keadaan di mana semua benih gigi tidak terbentuk sama sekali, dan merupakan suatu kelainan yang sangat jarang terjadi. Anodontia dapat terjadi hanya pada periode gigi tetap/permanen, walaupun semua gigi sulung terbentuk dalam jumlah yang lengkap.
Sedangkan bila yang tidak terbentuk hanya beberapa gigi saja, keadaan tersebut disebut hypodontia atau oligodontia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar