Social Icons

Pages

Jumat, 31 Januari 2014

Brazuca Bola Untuk Piala Dunia 2014 Resmi Diluncurkan

Brazuca-1
Jika di Piala Dunia 2010 kita mengenal bola Jabulani, maka di Piala Dunia 2014, ada Brazuca. Untuk mempromosikannya, Adidas menggandeng nama-nama terkenal seperti Steven Gerrard (Inggris), Lionel Messi (Argentina), Xavi Hernandez (Spanyol), hingga Edison Cavani (Uruguay). Apa saja keistimewaan Brazuca?

Pertama, dari namanya. Bola untuk Brazil 2014 disebut Brazuca sejak September 2012 setelah adanya voting publik di negara tersebut; yang konon mencapai lebih dari 1 juta fans. Brazuca sendiri adalah kata informal yang berarti ‘orang Brazil’ dan menggambarkan gaya hidup Brazil.
Brazuca-2
Warna yang melekat pada bola tersebut, merefleksikan warna bendera Brazil sekaligus logo Piala Dunia 2014. Sementara itu, desain Brazuca adalah representasi dari gelang yang sering dipakai oleh masyarakat Brazil.
Brazuca sendiri memiliki berat 437 gram. Kemampuan menyerap airnya 0,2%. Bola ini sudah dites selama 2,5 tahun dengan melibatkan 600 pemain. Untuk mendukung kenyamanan dalam memakai Brazuca, ada 287 pemain yang diwawancarai. 30% di antaranya bukanlah pemain yang terikat kontrak dengan Adidas. Diklaim oleh apparel asal Jerman tersebut, Brazuca adalah bola Adidas yang paling banyak diuji kelayakannya. Ada 30 tim dari 10 negara yang sudah menggunakannya.
Brazuca-3
Berbagai pemain pun berkomentar untuk bola yang satu ini. Semisal, Lionel Messi yang beruntung bisa menjajal Brazuca saat pertandingan Swedia kontra Argentina. Kata King Leo, “Kesan pertama tentang bola ini, sangat baik.”
Kompatriot Messi di Barcelona, Dani Alves berkata, “Akan ada banyak hal seru yang terjadi dengan bola ini. Yang terpenting, ia bisa dimainkan di lapangan dan di duel udara dengan baik.”
Brazuca-4

Akan halnya Steven Gerrard, yang akan memimpin Inggris di Piala Dunia 2014, berkata, “Tanda-tanda bahwa sebuah bola memang baik digunakan, adalah ketika tak seorang pun berkata macam-macam tentangnya.”
“Saya yakin, tak seorang pun akan berkata negatif tetang Brazuca. Bola untuk Liga Champions (Eropa) selalu menjadi favorit para pemain. Brazuca sangat mirip dengannya, dan para pesepakbola akan sangat bahagia mengetahui hal ini.”
Brazuca-5


Tak kalah penting, Gerrard menjamin, Brazuca ini tidak hanya ‘nyaman’ untuk pemain lapangan. Tetapi juga, untuk para kiper. Dengan tes yang dilakukan dalam berbagai kondisi dan cuaca, tak salah lagi, Brazuca disebut oleh sederetan pemain sebagai yang terbaik.
sumber
selengkapnya

Kamis, 30 Januari 2014

Masjid Berdinding Kalimah Syahadah!


Sejak dirasmikan 2010 lalu, bangunan ini sudah mencuri perhatian tidak hanya warga sekitar tetapi juga di dunia maya. Masjid yang terletak di Padalarang ini termasuk to 5 “Building Of The Year 2010″ oleh National Frame Building Association.
Acara terbesar yang melibatkan para arkitek di seluruh dunia ini menempatkan Masjid Al Irsyad dalam kategori religious architecture. Menurut ArchDaily, situs arkitek terpopular, Masjid Al Irsyad cukup popular di antara tempat ibadah yang lain dan hanya dikalahkan oleh Gereja Tampa Covenant, Florida, Amerika Syarikat.
Jika umumnya masjid memiliki kubah atau menara, tidak dengan Masjid Al Irsyad. Masjid yang dirancang oleh Ridwan Kamil, arkitek Indonesia ini direka mirip Ka’bah, berbentuk kubus dengan warna abu-abu. Rekaanya sederhana, tidak banyak ornamen namun tetap memiliki keindahan tersendiri.
Dinding masjid terbuat dari batu bata yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk celah yang terbaca sebagai dua kalimat syahadah.
Selain memiliki fungsi artistik, lubang-lubang ini juga berfungsi sebagai ventilasi udara. Menjelang malam ketika lampu di dalam masjid mulai dinyalakan, sinar lampu akan menerobos celah ventilasi sehingga jika dilihat dari luar tampak seperti masjid yang memancarkan cahaya berbentuk kalimat syahadah. Sangat mengagumkan.
Keindahan tidak hanya tampak dari luar masjid. Di dalam masjid terdapat 99 lampu bulat berukir asmaul husna yang jika dinyalakan, cahayanya akan membentuk siluet nama-nama suci Allah SWT. Terasa sekali kemegahannya.
Masjid Al Irsyad juga seolah ingin mendekatkan kita pada alam. Lantai tepi mimbar dimanfaatkan untuk kolam di lantai. Suara gemericik air kolam memberikan suasana teduh yang dapat menambah ketenangan ketika beribadah.
Dinding di belakang mimbar juga dibiarkan terbuka sehingga jama’ah dapat menikmati pemandangan Padalarang yang menyegarkan.
Didirikan di atas lahan seluas 1.100 meter persegi, masjid berkapasitas 1.500 jama’ah ini selain menjadi tempat ibadah juga menjadi tujuan wisata tak hanya bagi para sekitar Bandung dan Jakarta tetapi juga mancanegara.
Berikut Untuk Detail foto di dalam masjidnya :

Sumber - BeritaSaya
selengkapnya